Susah Mengurus Administrasi, Anggota DPRD Puncak: OPD Jangan Persulit Masyarakat Jika Buka Kantor di Timika

susah-mengurus-administrasi,-anggota-dprd-puncak:-opd-jangan-persulit-masyarakat-jika-buka-kantor-di-timika

TIMIKA | Akibat dari konflik berkepanjangan yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, ribuan Warga dan hampir seluruh OPD sudah sejak lama telah mengunsi di Kabupaten Mimika. Akibat dari itu, masyarakat hingga saat ini belum terlayani dengan maksimal.

Menyikapi hal itu, Anggota DPR-D Kabupaten Puncak Fraksi Gerindra Pin Peanus Magai S.Th sesalkan para OPD yang dinilai tidak melayani hak- hak masyarakat yang selama ini, akibat dari hampir seluruh OPD yang sudah menetap di Kabupaten Mimika.

Ia mengaku, OPD  sudah berada di timika tidak menunjang fasilitas pendukung terkait dengan kepengurusan administrasi.

“ Seharusnya jika OPD sudah membuka kantor perwakilan di Timika harus sosialisasi kepada masyarakat biar mereka tahu kantor – kantor yang di buka oleh para OPD sehingga masyarakat dapat terlayani denga baik, ” ujar Pin Magai.

Pin Magai juga meminta para OPD agar mengedepan pelayanan maksimal kepada para siswa siswi dimana saat ini pelayanan terkait administrasi sangat dibutuhkan oleh mereka.

“ Siswa Siswi ini generasi masa depan yang harus kita selamatkan, sebab, hampir seluruh siswa pasti sangat berkepentingan denga dinas – dinas terkait untuk mengurus administrasi, ” paparnya.

Dengan begitu lanjutnya, diharapkan agar kedepan OPD perwakilan di Timika dapat membuka kantor sementara agar masyarakat tahu keberadaan Kantor tersebut.

“ Kantor yang sudah dibuka di Timika harus disampaikan ke masyarakat agar mereka tidak mencari- cari, kalau begini terus-menerus sama halnya kita bikin susah masyarakat kita sendiri, ” tutupnya.

 

Berita dengan Judul: Susah Mengurus Administrasi, Anggota DPRD Puncak: OPD Jangan Persulit Masyarakat Jika Buka Kantor di Timika pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com. oleh Reporter : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.