Pedoman Umum Media Haksuara.Com

Bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Bab XA Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945 harus dijamin; Olehnya itu, pers nasional sebagai wahana komunikasi massa, penyebar informasi, dan pembentuk opini harus dapat melaksanakan asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya dengan sebaik-baiknya berdasarkan kemerdekaan pers yang profesional, sehingga harus mendapat jaminan dan perlindungan hukum, serta bebas dari campur tangan dan paksaan dari manapun; Dan, pers nasional berperan ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan menjunjung tinggi azas Kemerdekaan pers sebagai salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsipprinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum. artinya “kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara” adalah bahwa pers bebas dari tindakan
pencegahan, pelarangan, dan atau penekanan agar hak masyarakat untuk memperoleh informasi terjamin.

  1. Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan,
    suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia. Sedangkan Perusahaan pers adalah badan hukum Indonesia yang menyelenggarakan usahanpers meliputi perusahaan media cetak, media elektronik, dan kantor berita, serta perusahaan media lainnya yang secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan, atau menyalurkan informasi.
  2. Perusahaan pers adalah badan hukum Indonesia yang menyelenggarakan usaha pers meliputi perusahaan media cetak, media elektronik, dan kantor berita, sertaperusahaan media lainnya yang secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan, atau menyalurkan informasi
  3. Wartawan adalah  orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik dan diangkat oleh perusahaan Pers. yang bertugas memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui; menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan Hak Asasi Manusia, serta menghormat kebhinekaan; mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar; melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan
    kepentingan umum; serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
  4. Kode Etik Jurnalistik adalah himpunan etika profesi kewartawanan
  5. Pers nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah. Dan, wajib melayani Hak Jawab dan  Hak Tolak. Hak tolak adalah  wartawan dapat melindungi sumber-sumber informasi, dengan cara menolak menyebutkan identitas sumber informasi. Hal tersebut dapat digunakan jika wartawan dimintai keterangan oleh pejabat penyidik dan atau diminta menjadi saksi di pengadilan. Namun hak tolak tersebut dapat dibatalkan demi kepentingan dan keselamatan negara atau ketertiban umum yang dinyatakan oleh pengadilan
  6. Berita adalah rakaian peristiwa yang benar benar terjadi yang disusun dan dikembangkan melalui investigasi secara berimbang dan tidak memihak, tidak berupa fitnah, bohong atau mengada-ada  dengan mengedapankan azas praduga tidak bersalah, tidak menghakimi, tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak menyangkut asusila.
  7. Tehnik Penulisan dan wawancara selalu menggunakan sistem primida terbalik yang terdiri dari 5w dan 1H selanjut mengenai tehnik dapat menghubungi redaksi media haksuara.com.
0/5 (0 Reviews)