Kerajinan Bambu menerjemahkan Go Green kabupaten maros pada PRAPENAS 2022

kerajinan-bambu-menerjemahkan-go-green-kabupaten-maros-pada-prapenas-2022

Liputan4.com MAROS – Perhelatan PRA-PENAS (Pekan Nasional)  Petani dan Nelayan 2022 telah usai, kegiatan ini dipusatkan Dilapangan Pallantikang, Jl.Bougenville No. 6 Pettuadae Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Kegiatan ini berlangsung tanggal 25-27 Juni 2022. 

Tak hanya dihadiri oleh perwakilan masing-masing provinsi di Indonesia, kegiatan ini juga diisi dengan pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari 14 Kecamatan di Kabupaten Maros yang menampilkan produk Kerajinan dan Kulinernya.

Kerajinan Bambu menerjemahkan Go Green kabupaten maros pada PRAPENAS 2022
Salah Satu Hasil Kerajinan Yang Terbuat Dari Bambu

Berdasarkan pantauan Liputan4, ada yang menarik dari PRAPENAS 2022 ini salah satunya stand B14 yang sukses menghadirkan produk kerajinan bambu dari dua kelompok pengrajin di kabupaten maros yakni dari Dusun Malewang Desa Mattoangin Kecamatan Bantimurung  dan Desa Patanyamang Kecamatan Camba. Kerajinan Bambu menerjemahkan Go Green kabupaten maros pada PRAPENAS 2022

Dikonfirmasi dilapangan Amir sebagai Ketua Kelompok Panrita  Bamboo, menyatakan kelompoknya terbentuk tahun 2018 dalam naungan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (BTN Babul) dan Tenaga Layanan Masyarakat Kehutanan (TLMK). Aktivitas poduksi dimulai pada pertengahan 2019, sempat vakum 2020 karena pandemi dan dilanjutkan lagi  tahun 2021 mulai lagi hingga saat ini. 

Adapun produk iconic Panrita Bamboo adalah  Tumbler Bambu, disamping itu kelompok juga memproduksi antara lain : cangkir, mug, baki, tempat tissu, tempat air gelas dan aneka perabot dapur lainya. “Kapasitas produksi tumbler saat ini kurang lebih 40 sampai 80 pcs per bulannya” ujar Amir 

Lebih jauh amir menguraikan harapannya terkait produk bambu yang dikelolah kelompoknya “Semoga kedepan  ada perhatian serius dari pemerintah, event ini juga sebagai sosialiasi agar souvenir dan aneka kerajinan maros bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri dan semua  Stake Holder terkait bisa memberikan panggung untuk semua penggiat souvenir” paparnya 

Kampung kreatif Malewang yang juga memproduksi kerajinan bambu batik sejak februari tahun 2022. Produk andalannya adalah keranjang buah, disamping itu mereka juga memproduksi celengan, tempat pinsil, bakul, nyiru, hiasan dinding, perabot dapur seperti spatula, sendok nasi, sendok makan, garpu, tempat sendok. 

Yulianti sebagai pemilik usaha menyampaikan bahwa kampung kreatif malewang  masih membutuhkan edukasi  agar produknya layak diterima masyarakat, serta berharap kampung Kreatif Malewang tetap ada dan tumbuh. 

“Saya terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui aktivitas kerajinan ini, saya berharap  seluruh masyarakat kabupaten maros bisa mendukung dan berkontribusi dengan membeli produk kami, hal itu berarti turut serta memberdayakan masyarakat juga berkontribusi mendukung gerakan go green dengan meminimalisir penggunaan plastik dalam keseharian” tutup yulianti.

Berita dengan Judul: Kerajinan Bambu menerjemahkan Go Green kabupaten maros pada PRAPENAS 2022 pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com. oleh Reporter : Abdul Wahab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.