Diduga Oknum Aparat Bekengi Togel di Timika, IPMAMI: Kapolri Jangan Diam

diduga-oknum-aparat-bekengi-togel-di-timika,-ipmami:-kapolri-jangan-diam

TIMIKA |  Perjudian Togel di Kabupaten Mimika, Papua baik  tua hingga kalangan remaja sudah ketagihan melakukan hal yang melanggar UU tersebut.

Salah satu pengurus senior pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Mimika (IPMAMI) se- Jawa Bali  Ikiau Jawame kepada media ini rabu, (6/7/2022) mengecam praktek Judi togel yang dilakukan Oknum –oknum merusak kehidupan masyarakat di Bumi Amungsa.

Ikiau mengacam tindakan itu karena dianggap togel merupakan perjudian yang di lakukan oleh kalangan yang ekonominya lemah, masyarakat kalangan bawah yang  mencari uang dengan bermain togel dengan harapan  ekonomi mereka  dapat terbantu, bahkan hutang mereka akan terbayar setelah menang togel , dan juga akan mendapatkan banyak uang padahal malah sebaliknya judi hanya untuk menyengsarakan masyarakat kecil.

“Prakter judi semua itu hanya merusak tatanan sosial, bahkan ketika kita sudah kecanduan dengan judi togel maka kriminal sosial di kalangan masyarakat akan bertambah. Dengan bermain togel , pemain akan berusaha untuk menang , namun kenyataannya tidak, malah mereka akan mencari uang dengan kejahatan seperti menncuri, mencopet dan berhutang demi memasang angka toto gelap,”ungkap Ikiau.

Dikatakan, sekarang kita bisa melihat dengan jelas betapa sadisnya penyeberan  bandar togel di kabupaten Mimika yang tidak terkontrol. Bahkan,  bandar pun seolah-olah lolos dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1947 Tentang Penertiban Perjudian  dan  Pasal 303 KUHP Tentang Tindak Pidana Perjudian.  Penyebara togel di  kota Timika sampai pelosok, di mana- mana ada. Mereka menawarkan sesuatu yang sangat menguntungkan  kepada masyarakat, padahal  mereka membawa  malapetaka, dan kehancuran tatanan kehidupan sosial masyarakat Mimika.

“Bayangkan saja yang bermain togel mulai dari anak-anak, remaja, suami  istri kerena tidak mengerti tentang Togel dan akibatnya,  hal buruk terhadap keluarga.  Bandar togel menari di atas kehancuran tatanan kehidupan sosial masyarakat, keluarga, dan Agama . Mereka memeras masyarakat lemah, miskin demi mendapatkan keuntungan besar, “  tukasnya.

Bahkan di kabupaten Mimika bandar togel mendapat keuntungan mencapai miliaran/hari.

“Saya sebagai mahasiswa sangat mengencam judi togel ini , karena telah merusak pikiran,moral, dan akhlak masyarakat kabupaten Mimika. Saya minta kepada bapak kepada Irjen pol. Mathius D. Fakhiri secara langsung turun menangani judi togel ini, karena Kapolres Mimika  telah membiarkan judi togel merajalela di kabupaten Mimika,” tegasnya.

Untuk itu saya meminta dengan kerendahan hati bapak Kapolda sendiri menangani hal ini demi masyarakat dan masa depan daerah kabupaten Mimika dan pada umumnya di wilayah papua. Karena dengan judi ini  masyarakat kecanduan, malas bekerja, kejahatan bertambah, sehingga kabupaten Mimika telah masuk dalam salah satu kabupaten termiskin di Indonesia.

“Untuk itu saya meminta Bapak Kapolda Irjen pol. Mathius D. Fakhiri menegakan hukum  di kabupaten Mimika, dan Papua, Kapolda harus berantas siapapun  bandar togel serta bisnisnya  sampai akar- akarnya, “tegasnya.

Pengurus IPMAMI bahkan meminta Kapolri menindak tegas institusinya yang terlibat membekengi praktek perjudian di Timika.

“Kami minta kepada bapak Kapolri Jendral Listyo  Sigit Prabowo agar segera menindak tegas anggotanya jika terlibat membekengi perjudian,  baik Togel dan sejenisnya di Timika,” tandasnya.

Menurutnya, menambahkan, pada  beberapa waktu lalu sudah jelas surat edaran melalui telegram (ST) yang dikeluarkan oleh Kabareskrim Mabes Polri sudah sangat jelas perintahnya  dimana jajaran Polda di seluruh indonesia agar berantas praktek Judi dan sejenisnya.

Delain itu kata Dia,  Pak Kapolri jangan diam,  jika ingin meyelamatkan marwah instistusinya.

Berita dengan Judul: Diduga Oknum Aparat Bekengi Togel di Timika, IPMAMI: Kapolri Jangan Diam pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com. oleh Reporter : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.