Diminta Kepada Kapolda Sumatera Utara Dan Kapolri, Untuk Menangkap “Condrat Sinaga” Atas Ujaran Kebencian dan Kata-Kata Bohong dan Menyesatkan”

  • Bagikan
Akun FB "condrat Sinaga"

Hak Suara | Gunungsitoli –  Ketua Dewan Pembina LBH HAM Masyarakat Sipil Di Jakarta, Ama Fani Nazara di Jakarta, kepada wartawan melalui Whatsap, mendesak kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri untuk segera menangkap dan memeriksa orang yang mengaku bernama “Condrat Sinaga” di akun Facebook, Karena kata kata yang dia ucapakan bahwa budaya/tari Perang  orang nias sangat rentan di intervensi oleh Iblis dan “perawan menantu orang nias harus dikasih ke Bapak nya laki-laki.

Menurut Ama Fani Nazara, yang juga selaku Direktur Rewako Lawfirm di Jakarta, kata-kata yang diucapkan oleh “Condrat Sinaga” dalam media sosial itu yaitu : budaya orang nias/tari perang orang nias sangat rentan di intervensi oleh Iblis, dan “perawan menantu orang nias harus dikasih ke Bapak nya laki-laki” adalah kata kata bohong,  menyesatkan dan menyakitkan  hati seluruh orang nias dan keluarganya dari saat ini hingga kepada keturunan keturunan mereka.

Selain itu, Kata-kata orang mengaku Condrat Sinaga dalam media sosial tersebut  bisa mengganggu hubungan kekelurgaan antara suku nias dan suku batak, yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Sebab,  apa yang dia ucapkan bahwa “perawan menantu orang nias harus dikasih ke Bapak nya laki-laki” adalah sangat tidak benar dan tidak pernah terjadi di dalam kehidupan orang nias dari dulu hingga saat ini dan itu adalah kata kata bohong dan penghinaan yang laur biasa.

Untuk itu kepada yang terhormat, Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri,  diharapkan segera menangkap dan memeriksa  yang bersangkutan (“Condrat Sinaga”) untuk membuktikan kata-kata bohonganya  tersebut dan sekaligus  mempertanggungjawabkannya secara hukum melalui peradilan pidana yang  ada di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC – Gunungsitoli, Siwanto Laoli meminta Organisasi Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) untuk tidak diam terhadap pernyataan Condrat Sinaga melalui media sosial yang diduga kuat bermuatan kata-kata penghinaan terhadap suku Nias serta bermuatan mengujar kebencian dan permusuhan.

“Kita sangat menyesali pernyataan Condrat Sinaga tersebut dimedia sosial 5 (lima) hari lalu yang baru kita ketahui hari ini setelah beredar luas dan menjadi konsumsi publik. Karena apa yang diungkapkannya telah melukai dan mencederai hati masyarakat Pulau Nias, sebab apa yang dikatakannya tersebut adalah suatu kebohongan, tidak benar dan menyesatkan” Ujar Siswanto Laoli kepada wartawan di Gunungsitoli (17/10).

Ditambahkannya, bahwa dari sejak zaman nenek moyang kami, tidak pernah ada perilaku seperti apa yang telah diungkapkan oleh Condrat Sinaga, kami anak Nias selalu menghargai orang tua kami, dan siapapun yang ada di daerah Pulau Nias ini, baik suku batak, etnis china, suku padang dan suku lainnya, kami tetap mengedepankan rasa hormat dan saling menghargai, nenek moyang kami tidak mengajarkan kami untuk menciptakan permusuhan antar suku karena kami sadar bahwa kita adalah sama-sama ciptaan Tuhan” tegas Siswanto.

Disinggung Siswanto pernyataan Condrat dalam video beredar tersebut dengan seseorang yang merupakan suku Nias, tidak semestinya Condrat melibatkan seluruh orang Nias dalam persoalan tersebut.

“Jangan akibat tidak cocok dengan salah seorang masyarakat Nias, akhirnya suku Nias dihina, jujur saja saya sampaikan, kami keturunan dari suku Nias tidak pernah menghina saudara kami dari suku Batak, tandasnya.

Untuk itu, Siswanto berharap kepada tokoh – tokoh Nias dan Organisasi masyarakat Nias agar lebih serius untuk menanggapi pernyatan manusia yang tidak terdidik itu (Condrat Sinaga), jangan hanya banyak berdiam diri, apa lagi tokoh Nias yang menjadi Menteri Hukum dan Ham. Kita bisa menilai, bahwa Codrat Sinaga menyebut-nyebut putera dari Pak Yasonna Hamonangan Laoly, akibat dari masalah pribadi antara YM Laoly dengan Codrat Sinaga, suku Nias malah dihina oleh oknum dari suku Batak, cetusnya.

Sekali lagi Siswanto menekankan agar atas pernyataan Condrat yang kotor dan menghina serta menciptakan permusuhan itu, segera ada upaya hukum agar Condrat Sinaga dapat mempertanggungjawabkan perkataannya dihadapan hukum dan masyarakat Nias, Tutup Siswanto.

ini link facebok nya orang yang bicara tersebut dan mengaku bernama “condrat Sinaga” https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2640641662898247&id=100008573174843&sfnsn=wiwspwa

  • Bagikan