Siswanto Laoly : HIMNI Diminta Tidak Diam Terhadap Pernyataan Codrat Sinaga Karena “Menghina dan Ujaran Kebencian”

  • Bagikan

Hak Suara | Gunungsitoli – Ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC – Gunungsitoli, Siwanto Laoli meminta Organisasi Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) untuk tidak diam terhadap pernyataan Condrat Sinaga melalui media sosial yang diduga kuat bermuatan kata-kata penghinaan terhadap suku Nias serta bermuatan mengujar kebencian dan permusuhan.

“Kita sangat menyesali pernyataan Condrat Sinaga tersebut dimedia sosial 5 (lima) hari lalu yang baru kita ketahui hari ini setelah beredar luas dan menjadi konsumsi publik. Karena apa yang diungkapkannya telah melukai dan mencederai hati masyarakat Pulau Nias, sebab apa yang dikatakannya tersebut adalah suatu kebohongan, tidak benar dan menyesatkan” Ujar Siswanto Laoli kepada wartawan di Gunungsitoli (17/10).

Ditambahkannya, bahwa dari sejak zaman nenek moyang kami, tidak pernah ada perilaku seperti apa yang telah diungkapkan oleh Condrat Sinaga, kami anak Nias selalu menghargai orang tua kami, dan siapapun yang ada di daerah Pulau Nias ini, baik suku batak, etnis china, suku padang dan suku lainnya, kami tetap mengedepankan rasa hormat dan saling menghargai, nenek moyang kami tidak mengajarkan kami untuk menciptakan permusuhan antar suku karena kami sadar bahwa kita adalah sama-sama ciptaan Tuhan” tegas Siswanto.

Disinggung Siswanto pernyataan Condrat dalam video beredar tersebut dengan seseorang yang merupakan suku Nias, tidak semestinya Condrat melibatkan seluruh orang Nias dalam persoalan tersebut.

“Jangan akibat tidak cocok dengan salah seorang masyarakat Nias, akhirnya suku Nias dihina, jujur saja saya sampaikan, kami keturunan dari suku Nias tidak pernah menghina saudara kami dari suku Batak, tandasnya.

Untuk itu, Siswanto berharap kepada tokoh – tokoh Nias dan Organisasi masyarakat Nias agar lebih serius untuk menanggapi pernyatan manusia yang tidak terdidik itu (Condrat Sinaga), jangan hanya banyak berdiam diri, apa lagi tokoh Nias yang menjadi Menteri Hukum dan Ham. Kita bisa menilai, bahwa Codrat Sinaga menyebut-nyebut putera dari Pak Yasonna Hamonangan Laoly, akibat dari masalah pribadi antara YM Laoly dengan Codrat Sinaga, suku Nias malah dihina oleh oknum dari suku Batak, cetusnya.

Sekali lagi Siswanto menekankan agar atas pernyataan Condrat yang kotor dan menghina serta menciptakan permusuhan itu, segera ada upaya hukum agar Condrat Sinaga dapat mempertanggungjawabkan perkataannya dihadapan hukum dan masyarakat Nias, Tutup Siswanto.

Penulis: azaEditor: Arzeb
  • Bagikan