Geruduk Gedung KPK, Kamasta Desak Periksa Bupati Butur

  • Bagikan

Hak suara, Jakarta.  Sejumlah  Massa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (Kamasta) kembali menggelar unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka menyuarakan agar Bupati Buton Utara (Butur) segera dipanggil dan diperiksa karena Pemindahaan ibukota Sarat akan terjadinya korupsi serta diduga terlibat kasus perjalanan dinas fiktif senilai Rp 2 miliar.

“KPK segera panggil dan periksa Ridwan Zakaria atas dugaan keterlibatan dalam kasus perjalanan dinas fiktif senilai Rp 2 miliar dan pembangkangan terhadap Undang-undang,” tutur Presidium Kamasta saat demonstarasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selaran, Jum’at (15/10/2021).

Zaiddin Ahkam mengatakan, perkara Pemindahaan Ibukota Buton Utara dari Burangga ke Ereke sangat sarat akan terjadinya korupsi sehingga KPK harus segera mengungkap kasus ini secara transparan dan tuntas karena kami duga banyak kerugian negara yang telah ditimbulkan akibat hal tersebut.

“Pemindahaan Ibukota sangat sarat akan terjadinya korupsi, bagaimana tidak pembangunan yang mestinya di Burangga tapi dilakukan di Ereke”, ujarnya.

Mahasiswa Jayabaya ini juga meminta Bapak Firli Bahuri Ketua KPK RI untuk mengusut dugaan perjalanan dinas fiktif senilai Rp 2 miliar yang melibatkan Bupati Butur Ridwan Zakaria.

“Kami juga mendesak KPK segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Bupati Butur Ridwan Zakaria pada perjalanan Fiktif senilai Rp. 2 Miliar pada anggaran pada tahun anggaran 2012-2014”, pungkasnya

  • Bagikan